Sulteng Media, TOUNA — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda kawasan pinggiran Sungai Bongka, Desa Cempa, Kecamatan Ulubongka, Kabupaten Tojo Una-Una, pada Sabtu (31/10/2026) pagi.
Kapolres Tojo Una-Una melalui Kasi Humas Iptu Martono menyampaikan bahwa informasi awal adanya titik api diterima oleh Bhabinkamtibmas Desa Cempa, Aipda Rianto, sekitar pukul 07.30 WITA melalui pesan WhatsApp dari warga setempat.
“Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Ulubongka segera memerintahkan personel Polsek Ulubongka yang terlibat dalam Operasi Aman Nusa II Tinombala Tahun 2026 untuk menuju ke lokasi titik api dan langsung melakukan pemadaman bersama warga,” ujar Iptu Martono.
Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi, titik api diperkirakan mulai menyala sekitar pukul 06.00 WITA. Kondisi vegetasi yang dipenuhi pepohonan serta semak kering akibat musim kemarau panjang, ditambah terpaan angin kencang, membuat kobaran api dengan cepat meluas.
Aparat kepolisian bersama warga bergerak menyisir area yang terbakar. Sebanyak 3 personel Polsek Ulubongka dan 6 warga setempat bahu-membahu menjinakkan si jago merah dengan mengandalkan peralatan seadanya serta tangki semprot air.
Kerja keras tim di lapangan akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 09.30 WITA, kobaran api utama berhasil dipadamkan. Meski demikian, petugas di lokasi tetap meningkatkan kewaspadaan.
“Api utama sudah berhasil dipadamkan. Namun kondisi di lokasi belum sepenuhnya aman karena masih terpantau asap kecil di beberapa titik. Akses menuju lokasi sangat sulit karena berada di kawasan lembah dengan medan yang terjal,” terang Iptu Martono.
Dari data yang dihimpun di lapangan, area yang terbakar berjarak sekitar 2 kilometer dari permukiman warga dengan luas lahan terdampak diperkirakan mencapai ± 0,5 hektare. Sementara untuk status kepemilikan lahan hingga kini masih belum diketahui secara pasti.









