TOUNA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana, Kanwil Kemenkumham Sulteng kembali menggelar pembinaan spiritual Baca Al-Quran dengan metode Dirosa bagi warga binaan pada Sabtu (14/9/2024).
Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan Lapas dan diadakan secara rutin tiga kali dalam seminggu. Sebanyak 9 warga binaan mengikuti kegiatan tersebut, dipandu oleh pengajar dari Wahda Inspirasi Zakat (WIZ) Kabupaten Tojo Una Una.
Kalapas Ampana, Luther Toding Patandung mangatakan, tujuan Pembinaan Spiritual Baca Al-Quran dengan metode Dirosa antara lain ialah membantu warga binaan membaca Al-Quran dengan baik, lancar, dan sesuai dengan kaidah tajwid.
“Menanamkan pemahaman dasar tentang agama Islam kepada warga binaan dapat membantu mempersiapkan warga binaan agar dapat diterima kembali oleh masyarakat setelah menjalani masa hukuman,” ucap Luther sapaan akrab Kepala Lapas Ampana tersebut.
Luther berharap melalui kegiatan ini, dapat menanamkan nilai-nilai agama yang kuat pada warga binaan, sehingga menjadi benteng diri dari godaan melakukan tindakan kriminal di masa depan.
“Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memudahkan proses reintegrasi sosial, agar para warga binaan dapat diterima kembali oleh masyarakat setelah mereka bebas,” tukasnya. ****









