SULTENG ONLINE – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah, mendukung aksi pelaksanaan pemasaran produk Warga Binaan melalui E-Katalog sektoral kementerian Hukum dan HAM, hal tersebut terlihat lewat keikutsertaan Rama Putrafi Staf Pengolah Data Laporan Pemeliharaan Perlengkapan Bidang Admnistrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas IIB Ampana dalam kegiatan Program Onboarding UMKM 2024 Sulawesi Tengah yang di laksanakan di fasilitasi oleh Bank Indonesia (BI) yang di laksanakan mulai tanggal 23 sampai 26 Juli 2024 bertempat di Aula Paramasu Hotel Palu. Selasa (23/7/2024).
Digitalisasi Onbboarding Produk Warga Binaan melalui E-Katalog Sektoral merupakan upaya pemasaran produk Warga Binaan oleh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan kepada klien yang diarahkan kesebuah aplikasi tertentu guna mendapatkan akses informasi seputar layanan yang di tawarkan oleh UPT tersebut.
Katalog elektronik utamanya hasil karya Warga Binaan di harapkan dapat menciptakan iklim kompetitif dan mendorong pengembangan mutu produk sehingga menjadikan pembinaan di Lapas Kelas IIB Ampana nyata di sektoral maupun Masyarakat Luas.
Karya Warga Binaan sudah menjadi produk yang sangat sering kita jumpai di beberapa instansi , bahkan di beberapa kalangan Masyarakat sebab beberapa telah di perkenalkan dan di pamerkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah Hermansyah Siregar dalam perhelatan Expo dan beberapa Pameran yang dilaksanakan.
Dalam kegiatan Program Onboarding UMKM 2024 Sulawesi Tengah yang di buka oleh perwakilan Kepala Dinas Koperasi dan salah satu perwakilan petinggi Bank Indonesia di kota Palu, akan berlangsung kurang lebih 4 Hari membahas berbagai materi dan workshop.
Seperti hari ini materi dengan judul Digital Marketing, membawa wawasan kita bahwa perkembangan zaman memaksa kita untuk upgrade diri terhadap pesatnya perkembangan digital, terutama di sector marketing hamper seluruh kegiatan berbau digital sangat mendominasi, baik promosi produk bahkan menyediakan produk tidak terlepas dari peran Digital Marketing, inilah yang saat ini akan kami coba terapkan terhadap hasil karya Kemandirian Warga Binaan, ungkap Rama saat mengikuti Materi Pelatihan.
Harapan saya melalui Pelatihan dan Progran Onboarding ini dapat kami sampaikan dan implementasikan di UPT Pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Ampana Khususnya sebagai upaya peningkatan Kualitas Pembinaan Kemandirian, sehingga Warga Binaan nantinya dapat mengikuti perkembangan Digital Marketing setelah menjalani masa Pidana. (Red/Humas Laspana).









